Selayang Pandang

 

Pendirian SMAN 2 Banjarsari merupakan tonggak sejarah penting bagi peningkatan akses pendidikan di wilayah Banjarsari dan sekitarnya. Sekolah ini didirikan pada tahun 2006, didorong oleh kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya di daerah Banjaranyar (yang dahulu merupakan bagian dari Kecamatan Banjarsari), untuk dapat menyekolahkan anak-anak mereka ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) tanpa harus menempuh jarak yang jauh dan memakan biaya yang besar.

Visi & Misi

 

"Generasi Panca Waluya Berwawasan Global yang Mandiri dan Kolaboratif melalui Lingkungan Sekolah yang Aman dan Berketahanan Ekologis."

 

  1. Penguatan Karakter dan Etika

    • Menanamkan karakter religius dan kebangsaan yang berakar pada nilai – nilai luhur Pancasila serta kearifan filosofi Pancawaluya dalam setiap aktivitas sekolah 

  2. Mewujudkan Kultur Sekolah yang Ramah dan Aman

    • Membangun ekosistem sekolah yang bersih, asri, bebas perundungan, dan tanggap terhadap  bencana untuk kenyamanan belajar seluruh warga sekolah.

  3. Mengembangkan Pembelajaran Mendalam Berbasis Lingkungan

    • Mengoptimalkan potensi alam dan pertanian sekitar sekolah sebagai laboratorium belajar nyata melalui pembelajaran mendalam dalam konteks pelestarian lingkungan yang berketahanan iklim.

  4. Meningkatkan Kompetensi Literasi, Komunikasi, dan Keterampilan Masa Depan

    • Memfasilitasi pengembangan skill public speaking, bahasa asing, dan teknologi digital melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang variatif.

  5. Memperluas Jejaring Kemitraan

    • Membangun kolaborasi dengan Pemerintah, orang tua, dunia usaha (industri kreatif/pertanian), Perguruan Tinggi, Lembaga Pelatihan Skill Lanjutan dan untuk mendukung pengembangan program sekolah serta penyerapan lulusan.

 

Tujuan 1: Penguatan Karakter Kearifan Lokal (Misi 1)

Sasaran: Filosofi Pancawaluya

1. Cageur (Sehat)

  • Menjamin 100% siswa memiliki kondisi fisik dan mental yang prima melalui program olahraga rutin dan layanan bimbingan konseling

2. Bageur (Berakhlak Mulia)

  • Memastikan 100% Siswa menjalankan kewajiban ibadah sesuai dengan Agama dan Keyakinannya. Melalui pembiasaan Rutin keagamaan di sekolah dan lingkungannya.

  • Menurunkan angka kasus perundungan hingga 0% melalui pembiasaan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) yang dipantau setiap akhir semester.

3. Bener (Benar/Integritas)

  • Memastikan seluruh siswa menjalankan perilaku jujur dengan target nol pelanggaran integritas akademik selama periode ujian sekolah.

4. Pinter (Cerdas/Berilmu)

  • Proses belajar mengajar yang inovatif melalui pendekatan pembelajaran mendalam yang bermakna, berkesadaran dan menyenangkan untuk meningkatkan literasi, numerasi, dan kemampuan berpikir kritis (critical thinking).

  • Meningkatkan rata-rata nilai kompetensi literasi dan numerasi siswa sebesar 15% melalui program pengayaan intensif yang diukur di akhir tahun pelajaran.

5. Singer (Mawas Diri/Kreatif/Responsif)

  • Seluruh siswa wajib mengikuti Program pengembangan bakat dan minat melalui ekstrakurikuler, kewirausahaan, dan melatih kemandirian serta ketangkasan dalam bekerja.

  • Mewajibkan setiap siswa menghasilkan minimal satu karya kreatif atau proyek kewirausahaan yang layak ditampilkan dalam pameran sekolah setiap bulan Juni.

Tujuan 2: Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman (Misi 2)

Sasaran: Pemenuhan Standar SRA & SPAB

  1. Terwujudnya lingkungan sekolah yang 100% Bebas Perundungan (Zero Bullying) melalui penegakan tata tertib dan program "Agen Perubahan" siswa yang aktif memantau dinamika sosial kelas.

  2. Terpenuhinya standar  SPAB di Pilar 1, 2, dan 3 minimal 70 %

  3. Tercapainya indeks kepuasan siswa terhadap kebersihan dan keasrian sekolah (suasana belajar) minimal 85% (Kategori Sangat Baik) melalui gerakan kebersihan  lingkungan sekolah dan pengelolaan sampah mandiri.

Tujuan 3: Implementasi Pembelajaran Mendalam Berbasis Lingkungan (Misi 3)

Sasaran: Sekolah Berketahanan Iklim & Pemanfaatan Aset Lingkungan

  1. Seluruh Guru mengimplementasikan pendekatan pembelajaran mendalam.

  2. Terlaksananya pembelajaran berbasis proyek yang memanfaatkan kebun/lingkungan sekolah sebagai laboratorium nyata minimal 1 proyek per semester.

  3. Dihasilkannya produk inovasi siswa berupa pengolahan hasil tani atau karya daur ulang sampah (Waste to Product) melalui kegiatan kokurikuler yang bernilai edukatif dan ekonomis minimal 1 produk per semester.

  4. Terbentuknya kelompok siswa peduli lingkungan ("Duta Green School") yang secara rutin mengelola area hijau sekolah sebagai pusat konservasi tanaman lokal, minimal 5% dari jumlah siswa.

  5. Tumbuhnya 5% tanaman produktif seperti buah dan sayuran yang dapat dimanfaatkan oleh warga sekolah. 

Tujuan 4: Peningkatan Kompetensi Komunikasi & Skill Masa Depan (Misi 4)

Sasaran: Public Speaking & Pemanfaatan Teknologi

  1. Minimal 75% lulusan memiliki kepercayaan diri berbicara di depan umum (Public Speaking), dibuktikan melalui ujian praktik pidato atau presentasi proyek tanpa teks.

  2. Terselenggaranya festival bahasa atau kompetisi Story Telling (Bahasa Inggris/Sunda) tingkat sekolah minimal 1 kali setahun untuk mengasah kemampuan komunikatif siswa.

  3. Terwujudnya digitalisasi (LMS, Google Workspace, atau Aplikasi Pendidikan) dalam proses pembelajaran di seluruh kelas, guna meningkatkan meningkatkan mutu, dan menyesuaikan proses belajar-mengajar dengan kebutuhan zaman.

  4. Meningkatnya jumlah lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi maupun tes sebesar 5-10% setiap tahun 

Tujuan 5: Perluasan Jejaring Kemitraan (Misi 5)

Sasaran: Kolaborasi & Dukungan Sumber Daya

  1. Terjalinnya kerjasama resmi (MoU) dengan minimal 3 Perguruan Tinggi untuk pendampingan studi lanjut dan 6 Instansi Terkait (Dinas Pertanian/Lingkungan Hidup/Puskesmas/PMI/BPBD/Dinsos) sebagai narasumber ahli pembelajaran.

  2. Terlaksananya program Pelibatan Orang Tua (Parenting Day) minimal 1 kali per tahun untuk menyelaraskan pola asuh dan dukungan terhadap program sekolah.

  3. Tergalangnya dukungan peran serta masyarakat/alumni melalui kegiatan edu fair dalam bentuk donasi keahlian (alumni mengajar) untuk memotivasi siswa agar melanjutkan ke Perguruan Tinggi.

  4. Terjalinnya jejaring kerjasama dengan berbagai pihak untuk peluang bursa kerja siswa setelah lulus

Motto Sekolah

"Waluya Jati - Mandala Kerta - Riksa Buana"

ᮜᮥᮚ ᮖᮒᮤ - ᮙᮔ᮪ᮓᮜ ᮊᮨᮁᮒ - ᮛᮤᮊ᮪ᮞ ᮒᮥᮃᮔ

  1. Waluya Jati (Representasi Visi: Karakter Pancawaluya). Waluya: Sehat, salamet, rahayu (Wujud Implementasi Pancawaluya: Cageur, Bageur, Bener, Pinter, Singer). Jati: Asli, utama, karakter diri. Artinya : Mewujudkan insan yang memiliki karakter paripurna (holistik)
  2. Mandala Kerta (Representasi Visi: Lingkungan Aman & Nyaman). Mandala: Lingkungan Sekolah. Kerta: Aman, damai, raharja, subur dan makmur. Arti : Menciptakan lingkungan sekolah yang tenang, aman, dan penuh kedamaian.
  3. Riksa Buana (Representasi Visi: Ketahanan Ekologis). Riksa: Menjaga. Buana: Alam, lingkungan hidup. Arti: Memiliki komitmen kuat untuk menjaga kelestarian alam dan ékosistem.

Sumberdaya Kami

SMAN 2 Banjarsari dengan cepat menjadi salah satu pilar pendidikan di wilayah Banjarsari. Kehadirannya sukses memangkas jarak, mengurangi beban biaya transportasi, dan secara signifikan meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan SMA di Banjaranyar dan sekitarnya. SMAN 2 Banjarsari kini terus bertransformasi, menjadi lembaga pendidikan yang aktif mencetak generasi unggul yang siap berkontribusi pada kemajuan daerah.

0
Tenaga
Pendidik dan Kependidikan
0
Tahun
Aktif
0
Jumlah
Siswa
0
Ruang
Belajar

Informasi

Untuk informasi lebih lanjut tentang kami silahkan bisa mengajukan pertanyaan melalui email di :

  1. smandaasri239@gmail.com atau info@smandaasri.sch.id
  2. Datang langsung ke sekolah kami di alamat : Jl. Sukadana. No. 239 Kecamatan Banjaranyar kabupaten Ciamis Jawa Barat 46383

Statistik

  • Users 2
  • Articles 41
  • Articles View Hits 2125